Nama ilmiah: Manilkara zapota (L.) P.Royen
Nama lain:
- Indonesia: Sawo
- Inggris: Sapodilla, Sapota
- Malaysia: Ciku
- Filipina: Chico
- Thailand: Lamut
Sawo merupakan tanaman buah tahunan yang berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko bagian selatan, kemudian menyebar ke berbagai wilayah tropis, termasuk Indonesia. Sawo banyak ditanam di pekarangan maupun kebun karena buahnya memiliki rasa manis, tekstur lembut, serta kandungan gizi yang baik.
Pohon sawo berukuran sedang hingga besar dengan batang berkayu kuat dan tajuk yang rimbun. Daunnya berbentuk lonjong berwarna hijau mengilap, sedangkan bunganya berukuran kecil berwarna putih kekuningan. Buah sawo berbentuk bulat atau lonjong dengan kulit berwarna cokelat dan permukaan agak kasar. Daging buah berwarna cokelat muda hingga kecokelatan, bertekstur lembut, berair, dan memiliki rasa manis khas. Buah muda mengandung getah putih (lateks) yang akan berkurang saat buah matang.
Manfaat
Buah sawo mengandung karbohidrat, serat, vitamin C, vitamin A, vitamin B kompleks, kalium, kalsium, fosfor, zat besi, dan berbagai senyawa antioksidan.
Manfaat sawo antara lain:
- Menjadi sumber energi alami karena kaya karbohidrat.
- Membantu melancarkan sistem pencernaan berkat kandungan serat.
- Membantu meningkatkan daya tahan tubuh melalui kandungan vitamin C.
- Mendukung kesehatan mata karena mengandung provitamin A.
- Membantu menjaga kesehatan tulang melalui kandungan kalsium dan fosfor.
- Mengandung antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari radikal bebas.
- Cocok dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.
Bagian yang dimanfaatkan
- Buah (bagian utama yang dikonsumsi)
- Daun (digunakan dalam pengobatan tradisional di beberapa daerah)
- Kulit batang (dimanfaatkan secara tradisional)
Kandungan Utama
Kandungan Gizi (per 100 gram daging buah)
| Kandungan | Jumlah |
|---|---|
| Energi | ±83 kkal |
| Air | ±78 g |
| Protein | ±0,4 g |
| Karbohidrat | ±20 g |
| Serat | ±5,3 g |
| Lemak | ±1,1 g |
| Kalium | ±193 mg |
| Vitamin C | ±14,7 mg |
| Kalsium | ±21 mg |
Nilai kandungan gizi dapat bervariasi tergantung varietas dan tingkat kematangan buah.
Cara Pengolahan
Sawo dapat diolah menjadi berbagai produk, antara lain:
- Dikonsumsi langsung sebagai buah segar.
- Diolah menjadi jus atau smoothie.
- Dijadikan selai.
- Dicampurkan ke dalam salad buah.
- Diolah menjadi es krim, puding, atau manisan.
- Dijadikan bahan campuran berbagai hidangan penutup.
Gambar

Referensi Pustaka
- Dalimartha, S. (2006). Atlas Tumbuhan Obat Indonesia (Jilid 4). Jakarta: Pustaka Bunda.
- Hariana, A. (2013). 262 Tumbuhan Obat dan Khasiatnya. Jakarta: Penebar Swadaya.
- Rukmana, R. (2003). Sawo: Budidaya dan Pascapanen. Yogyakarta: Kanisius.
- Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2020). Pedoman Budidaya Tanaman Buah Tropis. Direktorat Jenderal Hortikultura.