Selada
Nama ilmiah: Lactuca sativa L.
Nama lain:
- Indonesia: Selada
- Inggris: Lettuce
- Malaysia: Selada
- Jepang: Retasu
- Tiongkok: Sheng Cai
Selada merupakan tanaman sayuran daun semusim yang berasal dari kawasan Mediterania dan Asia Barat, kemudian menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Selada menjadi salah satu sayuran yang banyak dibudidayakan karena memiliki masa panen yang relatif singkat, mudah dibudidayakan, serta memiliki nilai gizi yang baik.
Tanaman selada memiliki batang yang sangat pendek dengan daun yang tersusun membentuk roset. Bentuk dan warna daun bervariasi tergantung varietas, mulai dari hijau muda, hijau tua, hingga kemerahan. Daunnya bertekstur renyah, mengandung banyak air, dan memiliki rasa yang segar. Selada umumnya dikonsumsi dalam keadaan segar sebagai lalapan, salad, isian burger atau sandwich, serta pelengkap berbagai hidangan.
Manfaat
Selada mengandung air, serat, vitamin A, vitamin C, vitamin K, folat, kalium, kalsium, serta berbagai senyawa antioksidan seperti flavonoid dan karotenoid.
Manfaat selada antara lain:
- Membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh karena kandungan airnya tinggi.
- Membantu melancarkan sistem pencernaan berkat kandungan serat.
- Mendukung kesehatan mata melalui kandungan vitamin A dan karotenoid.
- Membantu menjaga kesehatan tulang karena kaya vitamin K.
- Mengandung antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari radikal bebas.
- Membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian.
- Cocok dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat karena rendah kalori.
Bagian yang dimanfaatkan
- Daun (bagian utama yang dikonsumsi)
- Batang muda (pada beberapa varietas)
Kandungan Utama
Kandungan Gizi (per 100 gram)
| Kandungan | Jumlah |
|---|---|
| Energi | ±15 kkal |
| Air | ±95 g |
| Protein | ±1,4 g |
| Karbohidrat | ±2,9 g |
| Serat | ±1,3 g |
| Lemak | ±0,2 g |
| Kalium | ±194 mg |
| Vitamin C | ±9 mg |
| Vitamin A | ±370 µg RE |
| Vitamin K | ±126 µg |
Nilai kandungan gizi dapat bervariasi sesuai varietas dan kondisi budidaya.
Cara Pengolahan
Selada dapat diolah menjadi berbagai hidangan, antara lain:
- Dikonsumsi segar sebagai lalapan.
- Dijadikan salad sayur.
- Digunakan sebagai isian burger, sandwich, atau kebab.
- Dicampurkan ke dalam gado-gado atau pecel modern.
- Dijadikan hiasan (garnish) pada berbagai hidangan.
- Diolah menjadi jus hijau bersama sayuran dan buah lainnya.
Gambar

Referensi Pustaka
- Zulkarnain. (2016). Budidaya Sayuran Tropis. Jakarta: Bumi Aksara.
- Rukmana, R. (1994). Budidaya Selada. Yogyakarta: Kanisius.
- Cahyono, B. (2005). Teknik Budidaya Sayuran Daun. Jakarta: Penebar Swadaya.
- Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2020). Pedoman Budidaya Sayuran Daun. Direktorat Jenderal Hortikultura.