Nama ilmiah: Solanum lycopersicum L.
Nama lain:
- Indonesia: Tomat
- Inggris: Tomato
- Jepang: Tomato
- Spanyol: Tomate
Tomat merupakan tanaman hortikultura semusim. Tanaman ini berasal dari kawasan Amerika Selatan, terutama Peru, Ekuador, dan wilayah Andes, kemudian menyebar ke seluruh dunia sebagai salah satu komoditas sayuran dan buah yang paling banyak dibudidayakan. Di Indonesia, tomat banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan, bumbu masakan, minuman, maupun bahan baku industri makanan.
Tanaman tomat memiliki batang lunak yang bercabang, ditutupi rambut halus, dan memerlukan penyangga (ajir) pada beberapa varietas agar tumbuh tegak. Daunnya majemuk berwarna hijau dengan aroma khas. Bunganya berwarna kuning dan tersusun dalam tandan. Buah tomat berbentuk bulat, lonjong, atau agak pipih dengan warna hijau saat muda dan berubah menjadi merah, jingga, atau kuning ketika matang. Tomat dikenal sebagai sumber vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan, terutama likopen, yang bermanfaat bagi kesehatan.
Manfaat
- Membantu menjaga kesehatan jantung.
- Melindungi tubuh dari radikal bebas berkat kandungan likopen dan vitamin C.
- Menjaga kesehatan mata karena kaya vitamin A dan beta-karoten.
- Meningkatkan daya tahan tubuh.
- Membantu menjaga kesehatan kulit.
- Mendukung pengendalian tekanan darah melalui kandungan kalium.
- Membantu melancarkan sistem pencernaan karena mengandung serat.
- Berpotensi menurunkan risiko beberapa penyakit kronis apabila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Bagian yang dimanfaatkan
- Buah (bagian utama yang dikonsumsi)
- Biji (untuk perbanyakan tanaman)
Kandungan Utama
Kandungan Gizi (per 100 gram, perkiraan)
-
Kandungan Jumlah Energi ±18 kkal Air ±95 g Protein ±0,9 g Karbohidrat ±3,9 g Serat ±1,2 g Lemak ±0,2 g Kalium ±237 mg Vitamin C ±14 mg Vitamin A ±42 µg RAE Likopen ±2,5–3,5 mg (bervariasi menurut varietas dan tingkat kematangan)
Cara Pengolahan
Tomat dapat diolah menjadi berbagai produk dan hidangan, antara lain:
- Dikonsumsi langsung sebagai buah segar.
- Dijadikan jus.
- Diolah menjadi saus tomat.
- Dibuat pasta tomat.
- Dicampurkan ke dalam salad.
- Ditambahkan pada sup, soto, atau tumisan.
- Diolah menjadi sambal atau pelengkap masakan.
Gambar

Referensi Pustaka
- Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat. (2021). Standar Operasional Prosedur (SOP) Budidaya Tomat. Kementerian Pertanian RI.
- Zulkarnain. (2016). Budidaya Sayuran Tropis. Jakarta: Bumi Aksara.
- Mugiyanto, & Nugroho, H. (2000). Budidaya Tomat. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.